Sweet As Revenge adalah band bergenre post-harcore yang berasal dari Jakarta tepatnya di Duren Tiga. Sweet As Revenge yang biasa disingkat SAR bermula ketika 3 anggotanya yaitu Max, Febri dan Qzoot bertemu dan menemukan kecocokan diantara mereka, merekapun akhirnya memutuskan untuk membentuk sebuah band pada akhir tahun 2003. Terinsirasi dari pengalaman masing-masing personil, diambilah kata Sweeet As Revenge yang berarti manis sebagai dendam. Diawali dengan latihan-latihan kecil di studio SAR kemudian memutuskan untuk membuat lagu sendiri. Dengan semangat tanpa kenal lelah akhirnya selesailah sebuah lagu dengan judul Broken Lines and Empty Smile, lagu ini menjadi lagu debut buat SAR. Dengan satu lagu buatan sendiri dan lagu-lagu cover lain SAR berusaha menunjukkan eksistensinya, dengan tampil di acara-acara musik. Lagu Broken Lines and Empty Smile menarik minat dE Records, setelah direkam ulang lagu ini masuk album kompilasi Anthem of Tomorrow dibawah label dE Records. Album kompilasi ini berisi band-band beraliran post hardcore. Dengan lagu debut ini jugalah popularitas SAR mulai merangkak naik dan mulai menjadi band yang diperhitungkan.
Seperti band-band yang lain, SAR tak luput dari bongkar pasang personil. Secara langsung maupun tidak, bongkar pasang personil dalam tubuh SAR mempengaruhi musikalitas band ini. Namun hal ini tidak membuat mundur SAR, dengan keyakinan dan mental baja akhirnya di awal tahun 2008 SAR dapat menyelesaikan mini albumnya yang bertajuk Birth of Expectation. Dalam mini album ini terdiri atas 6 lagu yang kesemuanya terinspirasi dari pengalaman semua personil, yaitu Langkah, Between Logic and Sense, My Sweet Lullaby, Im Fading Away, Serenade, dan Potret Kehampaan yang menjadi hitsnya. Potret Kehampaan cukup terbilang sukses dengan sering diputarnya lagu ini di radio-radio lokal.
Formasi terakhir SAR adalah Dinand pada vokal, Qzoot dan Mamie pada gitar, Febri pada bass, Nissa yang paling cantik pada keyboard, dan Nanda pada drum. Setelah 7 tahun berkiprah dalam kancah musik Indonesia, SAR masih terus eksis dan konsisten dengan musik mereka. Salut deh buat SAR, maju terus pantang mundur!










